Rabu, 22 September 2010

GX = SAHABAT

Diposting oleh sachakarina di Rabu, September 22, 2010 0 komentar

Saat masih SMA, aku punya sahabat. Kita akrab sejak masih SD, tapi karena pas SMP aku tidak sesekolahan dengan mereka, kontak rasanya terputus. Dan saat SMA kami kembali sesekolahan di SMA 1 Bikeru. Tidak butuh waktu lama kami jadi akrab kembali seperti dulu, meski ada beberapa orang yang belum aku kenal sebelumnya, tapi mengakrabkan diri sepertinya bukan hal yang sulit. Kami cuma perlu berkumpul saja dan semua terasa mudah, fun, menyenangkan.

Mulai dari pendaftaran kami selalu bersama, meski berada di kelas berbeda kami tetap akrab. Setiap istirahat atau saat guru sedang mengadakan rapat kami selalu berkumpul sambil bercanda di bawah pohon yang rindang.

Memasuki tahun ke dua, kami semua sekelas di kelas XI IPA 2. Kami akrab berenam, tapi yang paling akrab denganku, 3 orang: Mawa, Nurul dan Ima. Mungkin karena posisi duduk kami yang berdekatan ( Mawa dan Ima duduk di bangku paling depan dan Aku dan Nurul duduk dibangku belakangnya). Ima dan Mawa cuma perlu balik badan sedikit dan obrolan seru dimulai, tertawa sampai perut terasa keram. Selera humor mereka memang sangat bagus.

Aku selalu ingat hari itu, saat kami mempersingkat untuk menjelaskan keakraban kami dengan sebuah nama.

Hari itu Kamis, 15 Maret 2007. Guru sedang mengadakan rapat jadi kegiatan belajar mengajar ditiadakan sampai rapat selesai. Aku tidak tahu dimana teman- teman yang lain, yang aku ingat kami berempat sedang tertawa- tawa --menertawakan segala hal-- di depan kelas. Lalu keinginan itu tercetus begitu saja. Memberi nama untuk --bisa dibilang-- genk kami. Terdengar terlalu childish memang tapi tak pernah bisa kami pungkiri kalau saat itu kami sangat bahagia. Persahabatan kami terikat oleh sebuah nama dan--kenangan.

Awalnya kami kebingungan mencari sebuah nama. Entah kenapa kami semua ingin nama yang mengandung huruf 'X' di belakangnya. Finally, setelah mengusulkan banyak nama, tertawa karena nama yang di usulkan 'aneh' sampai serasa sesak dan sakit perut, dan setelah kesepakatan yang berbelit- belit kami setuju dengan nama 'GX'. Mengandung angka 'X' dan terdengar lain (!)
Sudahlah. Yang penting nama itu terdengar manis di telinga kami. Jadilah setiap menuliskan nama kami mengikutinya dengan embel- embel 'GX'
01. Mawa 'Gx'
02. Ima 'Gx'
03. Nurul 'Gx'
04. Icha 'Gx'

Urutannya bukan karena nomor 1 adalah ketua atau apa. Bukan. Itu semata- mata hanya urutan nomor. Seperti A berada di abjad teratas dan Z ada di Abjad terbawah. Bahkan kami sering bercanda sendiri bahwa urutannya itu mulai dari yang terpendek sampai tertinggi. Tapi itu murni cuma candaan, kalau ada yang tersinggung, sungguh sangat tidak disengaja!
Kami berempat --anak-anak Gx-- punya warna kesukaan masing- masing. Mawa dengan ungu, Ima dengan biru, Nurul dengan Pink, dan aku --saat itu-- dengan warna abu- abu ( sekarang sudah berganti merah). Dan kami punya panggilan dengan warna kesukaan masing- masing. Kami biasa menuliskannya begini:

  • Mawa (0_1) Violicx (violet, warna kesukaan si 01).
  • Ima (0_2) Bluyulicx ( Blue, warna kesukaan 02, sengaja kami pelesetkan sedikit biar jauh lebih keren! sampai sekarang kadang Ima kesulitan menulis namanya sendiri! )
  • Nurul (0_3) Pinklicx ( Pink, warna kesukaan si 03. Terdengar maksa memang, tapi cute kan? )
  • Me (0_4) grelicx ( Grey, adalah kesukaanku saat itu).

Aku kadang berpikir, haruskah aku mengganti Grelicx menjadi Redlicx? Tapi terdengar jauh lebih maksa jadi aku tetap dengan nama Grelicx, lagian nama itu sudah melekat denganku. Untuk mengabadikannya aku menjadikannya sebagai nama produk gantungan Hp/ kunci buatan tanganku sendiri.

Nama 'GX' nggak asal pilih saja. G dari kata Garden yang artinya taman. Dan kata Licx yang sering kami sisipkan dibelakang nama itu dari kata 'Happily' dan ' Cx'. Kalau digabung- gabung, singkatnya artinya bisa seperti ini: Taman kebahagiaan. ( jangan bilang lagi- lagi terdengar maksa!)

Kami memang selalu bahagia jika bersama. Meski sekarang kami sudah lulus dan kuliah ditempat yang berbeda- beda, dan tidak sesering berkumpul seperti dulu. Kami tetap sahabat, kami tetap para ' Gx' yang tahun ini berusia 3 tahun. Tidak ada acara apa- apa di Anniversary yang ke-3 tapi kami selalu berdoa untuk yang terbaik buat sahabat- sahabat kami, semoga kami bisa berkumpul lagi, berbagi cerita, suka dan duka. Tertawa terpingkal- pimgkal sampai perut keram, dan ikut bersedih jika seseorang diantara kami bersedih. Seperti dulu!


Aku Kangen Mereka. Aku Kangen Kebersamaan kami.



With love

Grelicx


Minggu, 01 Agustus 2010

Tinggalkan Zona Nyamanmu

Diposting oleh sachakarina di Minggu, Agustus 01, 2010 0 komentar



Bermimpi merupakan proses awal dari suatu pencapaian tujuan. Ketika kita memiliki impian, maka kita sedang melakukan virtualisasi pencapaian tujuan kita didalam alam pikiran kita. Tapi jika tidak mulai dilakukan ( start action ), maka apa yang menjadi mimpi tersebut tinggal hanya mimpi.

Dari bermimpi ke action merupakan suatu langkah besar karena biasanya kita hanya selalu membicarakan tentang mimpi kita tanpa tindakan yang nyata. Melangkah ke sebuah aksi bukanlah hal yang mudah, penghambat utamanya adalah sebuah kondisi yang kita kenal sebagai Zona nyaman.



Zona nyaman adalah wilayah imajinatif dimana kita merasa ‘punya kendali’, padahal sebenarnya itu tidak lebih dari manipulasi pikiran saja.
Banyak orang merasa bahwa tidak ada yang perlu diubah dari hidupnya. Perubahan dianggap hanya akan menambah pekerjaan, belum lagi butuh waktu adaptasi.

Alasan utama mengapa seseorang tidak mau keluar dari zona nyamannya sebenarnya adalah ketakutan menghadapi situasi baru yang mungkin akan menyulitkan. Ia pikir dunia hanya seluas apa yang ia lihat. Perasaan puas diri membuat orang menutup diri kepada masukan yang menantang —mungkin menyulitkan.

Senin, 19 Juli 2010

Jalan- Jalan ke Malino

Diposting oleh sachakarina di Senin, Juli 19, 2010 0 komentar
2 minggu lalu aku libur kerja karena anak- anak sekolah juga libur. Kami para asisten Kumon berlibur di Malino. Kali ini aku mau sharing tentang serunya berlibur di Malino dengan teman- teman. Meski udah agak telat nggak apa- apa deh, dari nggak sama sekali kan. Lagian baru nemu komputer lagi nih, selama ini dipakai Kakak, jadi baru bisa OL.

liburan di Malino cuma 3 hari, tapi lumayan mengesankanlah, seru abis.. Kami berangkat tanggal 2 Juli hari Jumat. Tidak semua Asisten ikut, Anas dan Indah adalah Asisten yang absen karena ada urusan masing- masing. Anas ada di daerah Papua (Lupa namanya apa), kalau Indah setahuku neneknya meninggal. jadilah hanya aku, Anggi, Nina, Kitty, Fitri dan Nia yang ikut ditambah Ibu Budi dan kedua anaknya Elin dan Evan.

Kami tiba di Malino sekitar pukul 11.30, kami singgah di warung buat makan siang dulu setelah itu melanjutkan perjalanan untuk mencari Villa milik keluarga Ibu Budi, yang parahnya Ibu Budi sendiri nggak tahu letaknya, yang Ibu Budi tahu Villanya dekat dengan Rutan. Setelah mutar- mutar dan tanya kiri kanan, akhirnya kami dapat juga Villanya..

Villanya sendiri adalah rumah bekas milik belanda, jadi arsitektur belandanya sangat- sangat kental. Unik tapi aku kok agak ngeri- ngeri gitu.. hyiiiii
Kami berenam sekamar semua. Didalam kamar itu ada 5 tempat tidur. Aku dan Kitty tidur di ranjang yang sama. Anggi dan Nini masing- masing di ranjang masing- masing tapi bersebelahan, 2 ranjang yang digabung jadi satu. Fitri dan Nia di ranjang yang berbeda. Acara bersih- bersih kamar pun di mulai. Debu benar- benar tebal, entah berapa lama rumah itu tidak dibersihkan. Kasur diberi seprai, bantal diberi sarung. sambil bersih- bersih nggak lupa dong foto- foto dulu.





Setelah kamar sudah clean, kami semua ke pasar untuk membeli bahan makanan untuk makan malam nanti. Berhubung Malino dingin dan merupakan temapat yang pas untuk tumbuhnya berbagai sayur mayur kami pikir harga sayuran di pasar jauh lebih murah dan ternyata.... harganya juga mahal, harga sebonggol bawang merah rp 2000.




lagi jalan- jalan sore nih!


jangan lupa pakai helm standar yah!!!


masih banyak foto yang lain. uploadnya lain kali aja lagi.. capek banget, mau kerja tugas dulu...

Kamis, 15 Juli 2010

Bersosialisasi bukan Spesialisasiku

Diposting oleh sachakarina di Kamis, Juli 15, 2010 0 komentar

Bersosialisasi merupakan hal yang sangat penting mengingat manusia adalah makhluk sosial bukan pribadi. Tanpa bersosialisasi kita tidak bisa saling kenal dan mengenal. Suatu saat kita sangat membutuhkan bantuan dari orang lain dan siapa lagi yang akan ngebantu kita kalau bukan orang lain? Yap, kita semua pasti tahu sepenting apa bersosialisasi itu.

Saya menyadari itu juga, tapi kadang bersosialisasi menjadi salah satu hal yang sangat membosankan untukku. berbasa- basi dengan orang lain apalagi yang tidak terlalu akrab denganku bukanlah keahlianku. Kadang aku bingung sendiri dengan sifatku ini, dengan sahabat- sahabat dan orang yang sudah akrab denganku aku cenderung cerewet, tak habis- habisnya aku mengobrol mulai dari obrolan serius sampai sekedar obrolan warung kopi, ngalor- ngidul nggak tentu arah. Tapi dengan orang- orang yang aku baru kenal --tidak terlalu akrab-- aku cenderung pendiam, keadaan yang sebenarnya sangat tidak nyaman untukku. Dalam keadaan seperti itu otakku pasti berpikir keras mencari pembicaraan yang membuat suasana sedikit cair dari keheningan yang menyelimuti.


Kadang iri juga dengan para sepupu atau sahabatku yang sangat easy going, gampang bergaul dengan orang lain, sangat mudah mencairkan suasana apalagi saat mengobrol dengan orang lain yang baru dikenalnya.

Sifatku ini kadang aku manfaatkan terutama kalau pertama kali kenalan dengan seorang cowok untuk melihat apakah dia bisa lebih dari sekedar teman. Jadi seperti kriteria untuk nyari pacar (Nah loh?? kok malah bahas soal kriteria pacar sih?? ,, boleh dong yah? boleh pastinya! hehe )
aku kadang kehilangan kata- kata apalagi kalau berhadapan dengan orang yang baru. seseorang yang enak dijadikan pacar menurutku adalah yang nyambung diajak cerita, nggak mau dong lagi kencan dengan pacar tapi cuma diam- diaman aja. pacaran amacam apa itu? kesan pertama adalah segalanya, kalau saat pertama kenal kita udah nyambung, enak ngobrolnya, pasti chemistry diantara dua orang itu gampang terbentuk.


Dimana- mana kita harus bisa bersosialisasi bahkan dalam game seperti Harvest Moon juga kita harus bersosialisasi. Dan itu juga menjadi kendalaku dalam main game itu, aku nggak terlalu pandai mensosialisasikan tokohku dengan orang- orang desa, sebaiknya dalam sehari kita bersosialisasi dengan penduduk, tidak hanya pada acara- acara tahunan game itu. Aku kadang lupa hal itu. Mungkin pengaruh sifatku sendiri!!


Tapi Ok. Itu bukan masalah, emang toh itu sifatku sejak lahir, mau gimana lagi, ngerubahnya susah. aku sudah berusaha semaksimal mungkin sih merubah itu tapi kadang sikapku itu kumat lagi. Hadeh,,hadeh..

Meskipun bersosialisasi bukan spesialisasiku tapi aku akan selalu berusaha untuk tetap bersosialisasi dengan lingkungan sekitarku, bukan hanya nambah teman tapi juga nambah pengalaman. iya nggak??

Minggu, 16 Mei 2010

Membunuh Hati

Diposting oleh sachakarina di Minggu, Mei 16, 2010 1 komentar
aku membunuh hati dengan aktivitas bukanya diam... aku membungkam hati dengan ego tanpa empati... bila ada yang jatuh aku berlalu.. bila ada yang minta tolong aku abaikan.. bila ada yang mati karena ku, aku lanjutkan beraktivitas... bila ada yang salah tak aku renungkan.. sehingga tatapan ku hanya lurus kedepan.. sehingga langkahku tanpa perhitungan.. lakukan saja... tak usah pertimbangan karena memang tak perlu.. jika tak ada aktivitas aku tidur... mungkin hanya dua jam atau bahkan 5 menit karena jika ada yang coba mengetuk hatiku aku harus kembali beraktivitas... aku tak boleh diam atau hati akan bangkit kembali dari alam kubur yang telah ku buat.. hingga saat kakiku tak lagi dapat kugerakan.. mataku tak lagi mampu melihat... hanya pikiranku yang berjuang membungkam hati.. di hari-hari perjuangan terakhir ku, aku mendengar hatiku berteriak.. aku tau itu hati karena pikiranku telah mati dan aku menangis.. di hari perjuanganku yang terakhir, aku menangis tanpa sadar... bukan tangisnya yang aku sesalkan tetapi tempat dimana aku menangis yang ingin aku pungkiri karena aku menangis dalam hati dan kenyataan yang menyatakan bahwa hati lah yang bertahan hidup lebih lama di bandingkan anggota tubuhku yang lain...

Rabu, 07 April 2010

Pikir lagi deh!!

Diposting oleh sachakarina di Rabu, April 07, 2010 0 komentar
lagi iseng- iseng buka situs majalah CosmoGIRL! dapat artikel bagus yang kayaknya bagus untuk dibagi. untuk sementara aku posting disini, lain kali baca di cosmosGIRL! sendiri yah!
Ada beberapa hubungan cinta yang harus kamu hindari. Dari pada bikin hidupmu tambah ribet mending cari yang lain aja deh!

1. Mantan pacar teman. Meskipun temanmu sudah mutusin cowok itu, tapi dia pasti merasa sebal melihat kalian akrab berdua satu sama lain. Kecuali kamu sudah siap untuk kehilangan teman, lebih baik hindari hubungan cinta seperti itu.
2. Saudara kandung dari mantan pacar. Jangan pernah pacaran sama adik atau kakak mantan pacar! Biar bagaimana pun mereka adalah saudara kandung yang akan saling membantu. Seandainya kalian punya masalah, mereka akan bersekongkol untuk memojokkan kamu.
3. Saudara kandung sahabat. waktu dan perhatianmu untuk sahabat otomatis akan berkurang. Sewaktu- waktu kamu bisa dicemburui kedua belah pihak – sahabatmu- atau saudara kandungnya. Kamu juga tidak mungkin cerita detail dari hubungan kalian pada sahabatmu kan? (habis, dia kakaknya sih!)
4. Cowok yang baru putus. Dijamin dia masih punya perasaan sama mantan pacarnya karena mereka baru aja putus. Jangan percaya deh sama kata- kata, “ Aku sudah nggak ada apa- apa lagi kok sama dia”. Cowok juga tidak secepat itu bisa melupakan mantan pacarnya lho!

From:
http://www.cosmogirl.co.id/index.php?cg=bW9kPWNvbnRlbnQmY2F0PXZpZXcmaWRzZWM9NSZpZD0yMzY%3D


 

Karina Sacharissa Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review